Perbedaan Bantuan PKH Dengan Bansos Lainnya

Posted on

Wajar mengapa masyarakat kurang mampu lebih tertarik dengan bantuan PKH dibandingkan dengan bantuan sosial lainnya. Hal ini bisa kita lihat banyak masyarakat kurang mampu, bertanya pada pendamping PKH terkait cara menjadi KPM PKH. Hal ini lah yang membuat Program Keluarga Harapan beda dengan bantuan bansos yang ada.

Padahal sama sama bantuan pemerintah melalui kementerian sosial yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat agar bisa lebih mandiri serta menjadi keluarga mampu. Hampir semua bantuan sosial guna untuk dapat memutuskan rantai kemiskinan, sehingga masyarakat Indonesia mampu dan sejahtera.

Wajar mengapa masyarakat kurang mampu lebih tertarik dengan bantuan PKH dibandingkan denga Perbedaan Bantuan PKH Dengan Bansos Lainnya

Lalu mengapa program PKH berbeda dengan bantuan lainnya? Banyak kalangan kaum ibu berharap bisa mendapatkan bantuan PKH agar mereka bisa memaksimalkan kebutuhan anak sekolah, balita, dan juga mencukupi gizi untuk yang lansia. Program PKH adalah bantuan uang tunai bersyarat yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Bantuan PKH
Bantuan uang tunai bersyarat ini merupakan bantuan yang diberikan kepada keluarga tidak mampu yang tentunya memiliki komponen atau kategori sebagai syarat utama. Program ini tidak hanya memandang kriteria ketidakmampuan saja. Namun, PKH juga perlu memenuhi syarat sebagaimana telah ditetapkan sesuai aturan program PKH melalui kementerian sosial.

Tanpa komponen atau kriteria, walaupun keluarga tersebut masuk dalam basis data terpadu (BDT), tetap saja mereka tidak berhak menerima bantuan yang satu ini. Disini letak perbedaan antara program PKH dengan program bantuan lainnya.

Bantuan BANSOS
Seperti yang kita ketahui, banyak bantuan lainnya diberikan kepada masyarakat baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk barang. Kadang pedomannya pada kriteria rumah tangga tidak mampu (miskin). Tanpa melihat syarat lainnya, asal sudah terdaftar sebagai keluarga tidak mampu. Maka, mereka ikut berhak mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Tujuan dari pada bantuan sosial ini tentu untuk memutuskan rantai kemiskinan, serta bisa menjadi keluarga yang sejahtera. Selain itu, pemerintah juga berharap dengan berbagai bantuan yang ada, maka dapat mengurangi angka kemiskinan.

Baca Juga: Besaran Jumlah Bantuan PKH 2018

Bantuan yang diberikan tentu berfariasi. Artinya tidak semua bantuan itu sama walaupun tujuannya sama. Banyak sekali bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. Mulai dari program PKH, KUBE UEP, bantuan rumah tidak layak huni, dan sebagainya. Lalu mengapa program PKH beda dengan bantuan yang lain?

Baca:  Seharian Bersama KPM PKH di Kebun

Berikut yang membedakan program PKH dengan bantuan sosial yang ada yakni di bawah ini:
1. Memiliki Komponen PKH.
Komponen PKH adalah sebuah syarat bagi calon KPM untuk bisa mendapatkan bantuan PKH. Sebagai penerima banruan PKH, calon KPM wajib memiliki komponen atau kriteria sebagaimana diatur dalam program. Maksud dari komponen ini adalah ibu hamil/ nifas, balita, usia anak SD sampai dengan SMA/MA.

Selanjutnya adalah penyandang cacat dan juga bagi lanjut usia. Ini merupakan persyaratan yang harus dimiliki oleh calon penerima bantuan melalui program PKH. tanpa komponen, maka keluarga tersebut tidak memenuhi persyaratan program.

2. Mematuhi Komitmen Program.
Bagi KPM PKH atau sebagai penerima bantuan PKH, maka perlu mematuhi aturan sebagai bentuk komitmen semua penerima bantuan. Hal ini menjadi tugas pendamping meninjau kepatuhan KPM. Tugas mereka hanya perlu mendatangakan fasilitas kesehatan bagi KPM yang sedang hamil/nifas, anak balita, dan juga untuk usia lanjut dan komponen kecacatan. KPM hanya perlu memeriksa kesehatan pada fasilitas posyandu atau polindes di desa masing masing.

Begitu juga dengan keluarga yang memiliki komponen dalam pendidikan. Anak usia SD s.d SMA wajib hadir 85 % dibuktikan dengan absensi kehadiri di sekolah. Ini juga menjadi tugas pendamping saat melakukan verifikasi pendidikan dengan cara mendatangkan ke sekolah dimana terdapat anak KPM usia sekolah.

3. Tunjangan Pendidikan dan Kesehatan.
Bantuan PKH diberikan kepada keluarga yang memiliki komponen saja. Bantuan ini juga sering disebut sebagai tunjangan kesehatan serta pendidikan. Karena diberikan kepada keluarga yang ada memiliki balita atau anak usia sekolah serta untuk usia hamil, disabilitas, serta untuk komponen lansia.

Kesimpulan
Secara umum, bantuan sosial memang dikhususkan untuk masyarakat miskin agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik serta menjadi rumah tangga sejahtera. Namun, khusus program PKH tidak hanya sebatas rumah tangga tidak mampu, melainkan keluarga tersebut juga memiliki komponen atau kriteria sebagaimana dipaparkan di atas.

Dengan terdaftar pada basis data terpadu, serta memiliki komponen. Maka, keluarga ini lah yang berhak mendapatkan bantuan PKH. Nah, itulah yang membedakan antara bantuan program PKH dengan bantuan sosial (bansos) yang ada. Semoga informasi terkait program bansos menjadi artikel yang bermanfaat bagi semua pembaca.

Gravatar Image
Situs Tutorial dan Informasi teknologi. Berbagi Informasi dan Pengalaman di Dunia Teknologi Informasi :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.