Home » sosiologi » Ciri Ciri Orang Mudah Terpengaruh Dengan si Munafik

Ciri Ciri Orang Mudah Terpengaruh Dengan si Munafik

Pengertian Munafiq atau Munafik adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama Islam. Akan tetapi, pada sebenarnya hati mereka memungkirinya. Sebagai contoh ciri ciri orang munafik dalam islam yakni mereka yang suka ingkar janji. Nah, kita tahu yang bahwa sifat munafik ini tentu tidak baik dan sangat buruk dikarenakan itu merupakan sifat syaitan.

Jauh sebelum kita, masa nabi pun orang munafik ini sudah terlahir dan mencoba mempengaruhi orang lain agar bisa mengikuti kemauannya. Tujuan adalah bisa membuat sesuatu yang buruk dengan cara propaganda sehingga bisa berdampak orang lain bisa bermusuhan. Mungkin, tidak semua orang mampu dipengaruhinya, dikarenakan mereka memiliki ilmu pengetahuan serta iman yang kuat.

 adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura Ciri Ciri Orang Mudah Terpengaruh Dengan si Munafik

Walau demikian, orang berpengetahuan juga tidak semua mampu menjaga martabat diri. Namun, masih bisa juga terpengaruh oleh orang orang yang bermuka dua yakni munafik. Mengapa demikian? Ini dikarenakan pengaruh dari lingkungan, kedekatan sosial, dan juga kekeluargaan. Dengan demikian walaupun mereka berpengetahuan tetap saja mudah terpengaruh oleh orang orang yang bermuka dua.

Mengutip dari situs “id.wikipedia.org 30 Juni 2019”. Ciri ciri orang munafik berdasarkan hadits, Nabi Muhammad mengatakan: Terdapat tiga tanda-tanda orang munafik antara lain; jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari dan jika dipercaya berkhianat. Kemudian ada hadits lain yang menjelaskan bahwa berdebat hingga melampaui batas termasuk dalam kategori munafik.

Dalam Al Qur’an terminologi ini merujuk pada mereka yang tidak beriman namun berpura-pura beriman.

Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah”, dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti. (Surah Al-Munafiqun 63:1-3).

Di atas merupakan sebuah pesan yang dapat kita pahami secara seksama guna untuk bisa mengenal orang orang yang munafik dengan tujuan agar kita bisa jauh dengan tipe manusia itu. Akan tetapi bagaimana dengan mereka yang juga dapat terpengaruh dengan orang bermuka dua tersebut? Nah, maka dari itu secara pengamatan pribadi kami juga melihat serta menelaah mengapa bisa terpengaruh dengan orang yang miliki sifat munafik.

Baca:  3 Virus Kehidupan Paling Bahaya dan Dampaknya

Berikut penyebab orang sangat cepat terpengaruh dengan si munafik yakni, di bawah ini:

  1. Tidak Berpengetahuan
  2. Lingkungan Yang Sempit
  3. Pandangan Yang Terbatas
  4. Kurangnya Wawasan
  5. ImanĀ  Cepat Retak

Percaya atau tidak, pengetahuan serta wawasan sangat lah penting bagi kita sendiri. Dengan miliki ilmu pengetahuan, tentu kita bisa membedakan antara yang benar dengan yang salah. Lingkungan yang sempit serta pandangan yang terbatas membuat kita mudah terpengaruh dengan apa yang ada. Ditambah kurangnya wawasan hingga iman yang goyang tentu sangat lah mudah termakan omongan orang munafik.

Dari lima poin di atas, terkait dengan penyebab orang mudah terpengaruh dengan sifat munafik, pada dasarnya adalah mereka orang bodoh sehingga mudah dibodohi oleh orang lain. Hal ini bisa kita rasakankan dengan apa yang terjadi pada diri kita sendiri. Misalnya, ada orang yang ingin merusak persaudaraan orang lain, sehingga membuat sebuah propaganda seakan itu nyata.

Hal ini tentu bisa membuat orang itu terpengaruh dengan apa yang dilakukan. Nah, bagi orang bodoh tentu sangat mudah terpengaruh dengan apa yang dikatakan bukan? Ditambah, orang itu merupakan sahabat atau saudara kita sendiri, tentu sangat cepat terpengaruh. Lalu bagaimana dengan mereka yang berwawasan serta berpengetahuan? Tentu tidak secepat itu, dikarenakan mereka akan mempertimbangkan apa saja yang disampaikan tentu akan menelaah kembali dengan tujuan untuk menentukan benar atau tidak.

Jadi, untuk kesimpulan dari uraian di atas. Tentu kita harus buang jauh jauh yang namanya BODOH agar tidak mudah dibodohi oleh orang lain. Sehingga kita tidak mudah terpengaruh dengan orang orang yang memiliki sifat munafik. Karena perbuatan dari si munafik itu tentu sangat dimusuhi Allah. Oleh karenya, perlu belajar juga mencari pengetahuan serta wawasan yang luas agar tidak mudah terpengaruh dengan orang bodoh.