-->
Meidi Y
Meidi Y Blogger pemula yang ingin berbagi pengalaman hidup melalui tulisan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang.

Perbedaan Antara Universitas Negeri dengan Universitas Swasta

Perbedaan Antara Universitas Negeri dengan Universitas Swasta
Medipedia - Memutuskan kemana akan kuliah adalah hal yang cukup membingungkan, terutama bagi calon mahasiswa di Indonesia. Karena jika di luar negeri, ada suatu lembaga yang dapat membantu calon mahasiswa untuk memutuskan universitas dan jurusan apa yang cocok untuk mereka. 

Namun, di Indonesia, calon mahasiswa harus pintar-pintar research sendiri. Mulai dari jurusan yang akan diambil, nama universitas dan akreditasinya, lokasi universitas, hingga biaya yang akan dikeluarkan, calon mahasiswa harus mencari tahu sendiri. Tentunya, saat memutuskan semua hal itu, kegalauan akan muncul di hati masing-masing anak. 

Biasanya, setelah memutuskan jurusan apa yang akan diambil, langkah selanjutnya adalah memilih universitas mana yang tepat untuk disambangi. Di sini, calon mahasiswa akan dihadapkan dengan dua pilihan yang paling mendasar, yaitu antara universitas negeri atau universitas swasta. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika calon mahasiswa mengetahui terlebih dulu sedikit perbedaan antara universitas negeri dan swasta.

Baca: Apa Sih Perbedaan Minat dan Bakat?

Perbedaan Paling Dasar Universitas Negeri dengan Universitas Swasta

1. Universitas Negeri Lebih Terjangkau Dibanding Dengan Universitas Swasta 

Sudah bukan rahasia lagi bahwa universitas negeri mendapatkan subsidi dari pemerintah, jadi wajar saja jika biaya kuliah di universitas negeri cukup terjangkau. Di universitas negeri dikenal dengan adanya UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang berarti mahasiswa hanya akan diwajibkan untuk membayar UKT setiap semesternya, alias tidak ada biaya-biaya tambahan yang lain. Tapi, ingat yah, UKT itu belum termasuk dengan buku-buku materi kuliah. Jadi, bukunya bisa dibeli pakai uang saku sendiri.

Selain itu, saat di akhir masa kuliah, saat mahasiswa akan mengadakan seminar proposal, seminar skripsi, ujian pendadaran, ataupun wisuda, mahasiswa universitas negeri tidak dimintai tambahan biaya karena semuanya sudah ter-cover oleh UKT. 

Berbeda dengan universitas negeri, di universitas swasta biasanya ada biaya-biaya tertentu yang wajib dibayar oleh para mahasiswanya. Misalnya, disamping dikenakan biaya per-semester, mahasiswa di universitas swasta dikenakan biaya per SKS yang diambil. Sekedar informasi saja, SKS adalah Satuan Kredit Semester yang berarti jumlah jam kuliah yang diambil setiap minggunya. Selain biaya tambahan saat mengambil SKS, saat akan mengadakan seminar proposal, ujian skripsi, pendadaran, ataupun wisuda, mahasiswa universitas swasta akan dikenakan biaya tambahan. 

Jadi, jika dibandingkan dengan universitas swasta, universitas negeri dikenal lebih terjangkau karena mendapat bantuan dari pemerintah dan adanya UKT yang meng-cover semua biaya menjadi satu. Namun, di kedua universitas tersebut, ada pilihan-pilihan beasiswa yang dapat diambil oleh mahasiswanya untuk meringankan biaya kuliah. 

2. Fasilitas Yang Disediakan Di Universitas Swasta Berbanding Lurus Dengan Biaya Yang Dikeluarkan

Sama halnya membeli jajan yang kadang harga mempengaruhi rasa, saat berkuliah, kadang mahasiswa juga membanding-bandingkan fasilitas yang akan didapatkan di universitas negeri dan swasta. Di universitas swasta, fasilitas di area kampus akan berbanding lurus dengan biaya yang dikeluarkan. 

Hal itu disebabkan karena pihak universitas akan menanggungkan biaya operasional dan lainnya ke mahasiswa. Oleh karena itu, ada banyak universitas-universitas swasta yang cukup elit. Tapi, perlu diingat yah, tidak semua biaya akan ditanggungkan ke mahasiswa, pihak kampus juga pasti sudah membuat kebijakan-kebijakan tertentu agar biayanya masih bisa dijangkau oleh mahasiswa dan orang tuanya. 

Namun, bukan berarti fasilitas di universitas negeri kurang memadai, fasilitas yang akan didapatkan di universitas negeri juga cukup bagus. Karena, berdasar pada pengalaman yang penulis punya, fasilitas yang didapat saat menjadi mahasiswa universitas negeri tidaklah mengecewakan. 

3. Jalur Masuk ke Universitas Negeri Dilakukan Secara Serempak, di Universitas Swasta Bergantung Pada Kebijakan Universitas

Untuk mendaftar di universitas negeri, ada tiga cara yang dapat ditempuh; yaitu melalui SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri yang biasanya diadakan serempak secara nasional.

Sedangkan, di universitas swasta, pihak kampus akan mengadakan seleksi masuk secara mandiri sesuai dengan kebijakan masing-masing kampus dan biasanya diadakan dalam beberapa gelombang.

4. Mahasiswa di Universitas Negeri Harus Berjuang Lebih Untuk Dapat Dikenal Oleh Dosen

Dikenal oleh dosen merupakan hal yang cukup menguntungkan bagi mahasiswa, karena hal itu dapat membuat mahasiswa lebih akrab dengan dosen. Namun, di universitas negeri yang jumlah mahasiswanya lebih banyak, untuk dikenal dosen haruslah mempunyai keunikan sendiri. 

Oleh karena itu, di universitas negeri lebih susah untuk diingat oleh dosen. Sedangkan, di universitas swasta, dosen akan lebih mengenal mahasiswanya karena jumlahnya relatif lebih sedikit dan cara mengajar dosennya pun bisa saja berbeda. 

Setelah membahas perbedaan-perbedaan di atas, baik universitas negeri maupun swasta memiliki kelebihan masing-masing. Kewajiban setiap mahasiswa adalah menjadi mahasiswa yang lebih baik dengan mempelajari soft skills dan mengasah kemampuan masing-masing agar terus berkembang.
Meidi Y
Meidi Y Blogger pemula yang ingin berbagi pengalaman hidup melalui tulisan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang.
Dapatkan update artikel terbaru dari Medipedia.id lewat email. GRATIS!