-->
Meidi Y
Meidi Y Blogger pemula yang ingin berbagi pengalaman hidup melalui tulisan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang.

Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar

Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar
Medipedia - Setiap pelajar atau mahasiswa pasti pernah disuruh untuk membuat makalah. Meskipun sudah biasa untuk membuat suatu makalah, namun tidak sedikit yang merasa kesusahan ketika mendapatkan tugas membuat makalah. Pada dasarnya, hal yang paling penting dalam membuat makalah adalah menulis, jadi yang terpenting adalah mempraktekkan menulis. Namun, tentunya ada hal-hal yang harus diketahui saat akan menuangkan tulisan kamu menjadi sebuah makalah.

Hal-hal yang akan dijelaskan di bawah hanyalah teori untuk dapat menulis makalah. Namun, ketika kita menulis tanpa mengetahui teori (sistematika), kita sering bolak balik mengubah topik pembahasan dalam makalah. Karena itu, mengetahui trik saat membuat makalah cukuplah penting. 

Simak Cara Membuat Makalah di Bawah ini:

1. Tentukan Tema

Tema merupakan gagasan umum tentang apa yang akan diterangkan di dalam suatu makalah. Biasanya, untuk seorang pelajar atau mahasiswa, tema makalah sudah ditentukan oleh guru atau dosen. Biasanya, makalah tersebut merupakan tugas suatu mata pelajaran tertent yang temanya adalah pelajaran itu sendiri, misalnya makalah dengan tema Pendidikan Agama Islam, Pengetahuan Kewarganegaraan, Pancasila, dan lain sebagainya. 

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa seorang siswa dituntut untuk membuat makalah bebas seperti misalnya dalam pelajaran pengetahuan IPTEK, siswa diminta untuk membuat makalah bebas karena yang dilihat adalah bukan isinya semata, namun lebih kepada cara penulisan ataupun editornya. Oleh karena itu, pelajar harus menentukan temanya sendiri. Disini, cara yang harus dilakukan adalah tentukan tema yang kamu sukai serta cukup familiar denganmu. Oleh karena itu, kamu bisa lebih dapat ber-eksplorasi saat menulis makalah itu sendiri dan memudahkanmu untuk mencari referensi.

2. Tentukan Judul Yang Spesifik 

Setelah temanya sudah diketahui, langkah selanjutnya adalah menentukan judul. Judul suatu makalah haruslah spesifik sehingga makalah yang dibuat fokus dan tidak bercerita kemana-kemana. Penentuan judul yang spesifik ini cukup penting karena dapat memudahkan kamu untuk memahami apa dan dimana letak suatu bidang yang akan dipakai saat menuliskan suatu makalah. Saat menentukan judul, biasanya penulis akan dihadapkan pada pilihan yang sangat banyak, dan penulis harus memutuskan mana yang akan dipilih untuk ditulis. Cara yang dapat dilakukan saat penentuan judul adalah:

a. Menuliskan Beberapa Pilihan Judul
Tuliskan judul-judul spesifik yang diminati, kamu dapat menulisnya di selembar kertas dan buatlah suatu daftar. Bukalah internet dan cari judul-judul yang mirip seperti apa yang ingin kamu tulis.

b. Carilah Judul dengan Referensi Terbanyak
Carilah judul yang menurut kamu paling banyak memiliki referensi dan juga memiliki penjelasan yang mudah untuk dikembangkan. Ini sangatlah penting, karena hal tersebut mampu menghindarkan kamu dari stuck, yaitu titik dimana kamu bingung harus menuliskan apa. 

c. Pilih Judul yang Spesifik
Selanjutnya, pilih judul berdasar pada hal-hal yang ingin kamu jelaskan. Judul dapat ditentukan dengan mengumpulkan persamaan-persamaan tentang apa yang akan dituliskan. 

3. Buatlah Kerangka Makalah (Sekalian Sistematika Makalah)

Setelah melakukan cara diatas, tentunya kamu sudah ada gambaran apa saja yang akan dituliskan. Di sini, supaya tidak lupa kamu bias menuliskannya dalam suatu kerangka. Saat menuliskan kerangka, sistematika yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

a. Pendahuluan
Pada umumnya, bagian pendahuluan berisi latar belakang, pertanyaan ilmiah, tujuan. Namun, terkadang, ada makalah yang menuntut kamu untuk dapat menambahkan manfaat yang akan didapatkan setelah membaca makalah tersebut.

Intinya, latar belakang masalah berisi apa yang mendasari atau membuatmu tertarik untuk menuliskan makalah tersebut. Meskipun pada dasarnya hal yang membuatmu menulis karena itu adalah suatu tugas, kamu harus bisa menjelaskannya secara akademis. 

Cara yang paling mudah adalah dengan meletakkan hal apa yang akan kamu tulis pada fenomena-fenomena yang terjadi saat ini. Selanjutnya, pertanyaan ilmiah berisi apa saja yang akan dijelaskan dalam suatu makalah. Lalu, tujuan penulisan berisi apa saja yang akan dicapai setelah menyelesaikan makalah. Sebenarnya ini adalah hal yang akan didapatkan ketika pertanyaan ilmiahnya terjawab. 

b. Isi
Saat menuliskan isi makalah, sistematikanya berdasar pada pertanyaan ilmilah yang telah dibuat. Misal, jika kamu memiliki 2 pertanyaan ilmiah, maka di bagian isi, subbab yang paling mendasar ada 2, tetapi kamu dapat menambahkan subbab-subbab yang lebih terperinci ke dalamnya. 

c. Penutup
Penutup makalah berisi kesimpulan dan saran. Pada dasarnya, kesimpulan adalah jawaban yang didapat setelah pertanyaan ilmiah terjawab. Dan saran adalah saran-saran yang dapat kamu sampaikan kepada pembaca ataupun kepada subjek yang sedang kamu jelaskan.

4. Mulai Menulis

Lalu, hal yang terpenting adalah mulai menulis. Semua yang telah terangkum dalam kerangka makalah dituliskan dalam bentuk paragraf. 

Setelah menyimak cara membuat makalah di atas, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya menulis makalah adalah suatu kegiatan yang harus dipraktekkan secara langsung. Nah, agar dapat menghindari gonta-ganti pembahasan ketika membuat suatu makalah, kamu bisa mencoba cara yang sudah saya jelaskan diatas. Semoga apa yang akan dituangkan dalam sebuah makalah bisa terus mengalir tanpa harus bolak-balik mengganti pembahasan setelah membaca cara ini.
Meidi Y
Meidi Y Blogger pemula yang ingin berbagi pengalaman hidup melalui tulisan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang.
Dapatkan update artikel terbaru dari Medipedia.id lewat email. GRATIS!