-->
Meidi Y
Meidi Y Blogger pemula yang ingin berbagi pengalaman hidup melalui tulisan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang.

Bak Dua Sisi Uang Logam, Apa Sih Perbedaan Minat dan Bakat?

Bak Dua Sisi Uang Logam, Apa Sih Perbedaan Minat dan Bakat?
Medipedia - Dalam berbagai kesempatan, pasti kita sering mendengar sebuah pesan yang berbunyi Lakukanlah sesuatu sesuai dengan minat dan bakat kalian masing-masing’

Karena terlalu seringnya kita mendengar kata minat dan bakat digabungkan, kita menganggap bahwa seolah-olah minat dan bakat seperti dua sisi uang logam yang sebenarnya adalah satu kesatuan. Akan tetapi, sebenarnya, apa sih arti kata ‘minat’ dan ‘bakat’? Apakah keduanya memiliki perbedaan yang mencolok? Untuk mengetahuinya, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Arti Minat dan Bakat

Secara umum, minat adalah ketertarikan seseorang pada sesuatu. Ketertarikan ini biasanya berubah-ubah sesuai dengan tren yang sedang ramai dibicarakan di masyarakat. Karena minat adalah rasa ketertarikan seseorang pada sesuatu, jadi dengan memiliki minat, seseorang akan lebih bersemangat untuk melakukan hal yang diminatinya tersebut.

Berbeda dengan minat, bakat merupakan potensi atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang secara alami sejak dia lahir. Bakat menjadi peran utama yang menentukan dimana letak kemampuan seseorang. Namun, kadang kita tidak menyadari bakat yang kita miliki sendiri, bahkan kita tidak mengetahui apa dan bagaimana kemampuan yang kita punya dan tidak mengasahnya. Oleh karena itu, ada istilah yang disebut dengan BAKAT YANG TERPENDAM.

Jadi, pada intinya, bakat adalah kemampuan yang dimiliki seseorang sejak dia lahir, dan minat adalah ketertarikan pada suatu hal. Minat dan bakat diperlukan dalam diri setiap orang karena merupakan modal utama untuk dapat melakukan suatu hal baik yang menjadi bakatnya maupun yang diminatinya.

Selain pengertian di atas, jadi sebenarnya, apa sih perbedaan minat dan bakat yang lebih jelas? Yuk, kita simak penjelasan di bawah ini.

Perbedaan Minat dan Bakat Paling Mendasar

Minat Bergantung Pada Lingkungan, Bakat Bergantung Pada Pembawaan Dari Lahir

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bakat sudah ada dalam diri seseorang sejak mereka lahir, dan minat akan timbul ketika seseorang tertarik pada sesuatu. Ketertarikan ini akan bergantung pada lingkungan dimana orang tinggal dan bersama siapa dia berinteraksi. 

Biasanya, saat berinteraksi, seseorang akan menceritakan hal yang mereka sukai, lalu, di situlah minat seseorang akan timbul setelah melihat orang lain menyukainya. Oleh karena itu, minat seseorang biasanya akan sama dengan orang-orang di sekitarnya, tetapi bakat yang dimiliki setiap orang tentulah berbeda-beda.

Minat Berorientasi Pada Hobi Dan Kesukaan, Bakat Terlepas Dari Aspek Suka Atau Tidak Suka

Bakat sudah ada dalam diri seseorang bahkan sejak mereka tidak menyadari apa yang menjadi bakatnya. Kemampuan itu sudah melekat dalam diri seseorang meskipun dia tidak menyukainya. 

Oleh karena itu, banyak orang yang memiliki bakat untuk melakukan sesuatu, tetapi tidak memanfaatkannya karena tidak menyukainya. Lain halnya dengan bakat, minat sangat bergantung pada hobi dan kesukaan. Jadi, minat akan timbul setelah seseorang menyukai suatu hal.

Minat Mudah Berubah Sesuai Tren Yang Ada, Bakat Cenderung Tidak Berubah Dan Permanen

Karena minat adalah suatu ketertarikan pada suatu hal, sifatnya cenderung lebih mudah berubah sesuai dengan tren yang ada. Hal ini berkaitan erat dengan budaya atau kebiasaan yang sedang viral di masyarakat. 

Oleh karena itu, biasanya, minat timbul karena menyontoh hal-hal yang sedang ramai dibicarakan, dan ketika budaya tersebut sudah tidak ramai dibicarakan, ketertarikan itu berangsur-angsur akan menghilang. Akan tetapi, bakat dari seseorang akan sama dan permanen meskipun tren yang ada terus berganti.

Dari penjelasan di atas, kesimpulan yang dapat diambil adalah minat dan bakat merupakan faktor yang penting untuk dapat melakukan sesuatu untuk mencapai kesuksesan. Tanpa bakat, kemampuan untuk mempelajari sesuatu akan kurang dan kita membutuhkan usaha lebih untuk mempelajarinya, dan tanpa minat, seseorang akan lebih mudah bosan dan tidak bersemangat untuk mempelajari sesuatu.
Meidi Y
Meidi Y Blogger pemula yang ingin berbagi pengalaman hidup melalui tulisan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang.
Dapatkan update artikel terbaru dari Medipedia.id lewat email. GRATIS!